Cara Mendidik Anak Menjadi Shalihah Yang Orang Tua Wajib Tahu

Setiap orang tua tentunya ingin memiliki putera maupun puteri yang sholeh dan sholehah. Tak hanya menjadi tabungan di masa depan, namun juga menjadi tabungan di akhirat kelak. Namun hal ini tentunya bukanlah sesuatu yang mudah unttuk dilakukan, mengingat di era modern seperti ini banyak hal yang bisa mempengaruhi akhlak buah hati. Sehingga dibutuhkan cara mendidik anak menjadi shalihah yang tepat. Simak ulasannya berikut.

Tips Mendidik Anak Agar Tumbuh Sholehah

  1. Memperdengarkan Murotal Di Masa Kehamilan

Hal ini merupakan langkah awal untuk bisa menghadirkan putra maupun putri yang sholehah. Dengan memperdengarkan lantunan ayat suci Al Quran maka anak akan terbiasa untuk mendengarkan Al Quran. Mengingat ia sudah akrab sejak masih di dalam kandungan. Anda bisa memilih apakah akan menggunakan video atau mp3 untuk memperdengarkan murotal Al Qurannya, bahkan anda juga bisa membacakannya sendiri.

Tak hanya baik untuk perkembangan janin, sang ibu juga akan rileks jika rutin mendengarkan ayat suci Al Quran. Gelombang suara yang didengarkan oleh sang ibu juga akan bisa didengarkan sang buah hati yang masih ada di dalam perut. Otak bayi juga akan berkembang dengan baik sehingga menghasilkan otak yang cerdas nantinya. Bahkan Murotal Al Quran lebih efektif dibandingkan dengan musik lain yang juga didengarkan ketika hamil.

unsplash.com
  1. Memberikan Contoh Yang Baik Kepada Anak

Langkah selanjutnya yang bisa anda ambil untuk mendidik anak menjadi shalihah dan shaleh adalah dengan memberi contoh yang baik. Bisa di katakan jika anak sangat mudah untuk meniru apapaun yang ia tangkap di sekitarnya. Jika kita terbiasa mencontohkan hal hal yang baik, maka buah hati juga akan menirunya. Ingat pepatah buah tidak jatuh jauh dari pohonnya, dimana kebiasaaan sang anak tidak jauh dari yang orang tua lakukan.

  1. Memberikan Asupan Makanan dan Harta Yang Halal

Jika anda ingin mendapatkan seorang putri yang shalihah, maka perlu untuk memperhatikan apa yang masuk ke dalam tubuh buah hati anda. Makanan dan harta yang halal akan membuat keluarga menjadi baik daripada yang haram. Hal ini memang tidak banyak disadari, kenakalan sang buah hati bisa saja berasal dari seringnya mengkonsumsi makanan atau membelanjakan harta yang tidak didapatkan secara halal.

  1. Melakukan Ibadah Bersama Anak

Mendidik anak menjadi shalihah tak harus memaksa, namun mencoba membiasakan sedari dini.Anak anak akan lebih mudah meniru apa yang dilakukan orang sekitarnya daripada kita mendiktenya. Jika ingin memiliki putri yang shalihah anda bisa mengajaknya secara aktif dalam ibadah anda. Misalnya mengajaknya sholat meskipun nantinya ia hanya duduk atau berlarian. Lambat lain anak akan terbiasa untuk bangun pagi di subuh atau waktu sholat yang lain.

  1. Menghindari Untuk Memarahi dan Juga Membentak

Kunci untuk menjadi orang tua adalah sabar. Namun sebagai manusia tanpa disengaja bisa saja kehilangan kesabaran dan berakhir melakukan hal yang tidak seharunya. Misalnya dengan membentak maupun memarahi buah hati ketika ia melakukan kesalahan. Ada baiknya untuk berbicara pelan pelan dan juga memberikan pengertian. Karena hukuman atau bentakan bisa memberikan luka psikis yang akan mempengaruhi pertumbuhannya nanti.

  1. Sering Menceritakan Kisah Nabi atau Tokoh Islam Yang Lain

Anak anak senang sekali jika ia mendengarkan cerita atau dongeng sebelum tidur. Anda bisa menganti bacaan atau cerita yang berbau islami atau yang menceritakan kisah nabi maupun tokoh yang lain. Cara mendidik anak menjadi shalihah, bisa anda lakukan dengan membagikan cerita misalnya seperti Khadijah atau tokoh yang lain. Dengan cerita tersebut anak anak bisa mengambil teladan tentang sifat baik dari masing masing tokoh.

pixabay.com
  1. Mendatangi Pengajian atau Majelis Bersama Buah Hati

Berkumpul dengan orang shalih maupun shalihah merupakan salah satu cara membuat kita juga menjadi pribadi yang shalih atau shalihah. Anda bisa menerapkan metode ini pada anak anda, jika ingin mereka tumbuh menjadi perempuan yang shalihah. Silahkan mengajaknya untuk datang ke majelis atau pengajian yang nantinya akan membuatnya terbiasa dengan hal hal yang berkaitan dengan agama. Kebiasaan ini nantinya akan membangun karakternya di kemudian hari.

Tak hanya itu, mengunjungi pesantren tahfidz Quran Putri atau pesantren lainnya juga bisa menumbuhkan karakter yang baik ketika ia besar. Coba saja untuk ikut program program liburan dari pesantren pesantren ini yang akan memberikan pengalaman baru untuknya. Memang lebih banyak orang tua mengeluarkan budget melimpah untuk pendidikan umum saja. Padahal pendidikan agama juga tak kalah penting untuk mendidik anak menjadi shalihah.

  1. Terus Mendoakan Sang Buah Hati

Selain berusaha untuk mendidiknya hingga menjadi seorang anak yang shalihah di masa depan, tentunya tidak cukup. Doa dan usaha seperti sebuah paket lengkap yang harus dilakukan. Begitu juga jika anda ingin putri anda shalihah, jangan lupa untuk terus mendoakannya. Apalagi doa seorang ibu merupakan doa yang paling ampuh, namun bukan berarti ayah tak boleh mendoakannya juga. Karena doa hampir sama dengan restu.

Setiap apapun yang terucap dari mulut orang tua bisa menjadi doa yang di dengar oleh Allah. Untuk itu sebaiknya mendoakan yang baik baik saja agar nantinya bisa mencetak generasi shalihah maupun sholeh. Doa yang dipanjatkan orang tua juga bisa menjadi kendaraan yang nantinya akan digunakan anak anak dalam menjalani kehidupannya. Sehingga jangan pernah berhenti atau bosan untuk mendoakan kebaikan sang buah hati.

pxhere.com
  1. Memberikan Perhatian dan Kasih Sayang

Cara mendidik anak menjadi shalihah yang selanjutnya adalah dengan memberikan perhatian serta kasih sayang pada buah hati. Hal ini akan membuatnya juga akan menyayangi kedua orang tuanya. Bukankah dengan memberikan perhatian dan kasih sayang anak akan lebih mudah untuk di didik? Cara ini adalah cara paling mudah namun tak banyak disadari jika memberikan dampak positif.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan jika menginginkan miliki putri yang shalihah. Kedua orang tua harus bahu membahu dalam mendidiknya karena anak adalah tanggung jawab kedua orang tua bukanlah salah satunya. Dengan kerjasama yang baik, niscaya tak akan sulih untuk mendidiknya menjadi lebih baik. Karena kebiasaan baik yang ditanamkan sejak dini akan dibawa hingga ia beranjak dewasa.

Leave a Reply