Mengenal Tenda Plafon dan Cara Membuatnya!

Menjadi seorang pengusaha tenda, bukanlah usaha yang main-main. Anda diharuskan memiliki pengalaman mendasar tentang cara pembuatan tenda dan jenis-jenis tenda yang ada di pasaran. Dari banyaknya jenis tenda yang beredar di pasaran, jenis tenda plafon adalah jenis yang paling disukai. Karena dapat dihias dengan dekorasi-dekorasi tambahan yang sesuai dengan kebutuhan.

Tenda jenis plafon juga dikenal sebagai tenda yang mudah dipasang. Serta harganya tidak terlalu mahal, dibandingkan tenda lainnya. Tidak heran, jika setiap pasangan terus berlomba mendapatkan tenda ini untuk keperluan pernikahannya. Lantas, sudahkah anda memiliki pengetahuan lengkap tentang tenda jenis ini sebelum membuat usaha? Jika belum, mari update informasinya dengan artikel informatif selarastenda.com ini.

Apakah Tenda Plafon?

Untuk anda yang belum memahami tentang tenda jenis plafon, perlu mengupdate informasi sebelum membuat usaha. Adapun tenda plafon adalah tenda dengan atap plafon putih polos. Tenda ini akan memberikan kesan yang elegan dan berkelas. Walaupun terlihat simpel, penggunaannya cukup familiar di banyak orang karena banyak digunakan untuk berbagai kegiatan-kegiatan luar ruangan.

Pemasangan tenda ini, banyak digunakan untuk tenda penonton, acara bazar, open house hingga acara pernikahan. Karena banyaknya pengguna tenda ini, ada baiknya pelajari lebih dalam tentang tenda. Sehingga usaha dapat mendatangkan banyak keuntungan, mengingat banyak orang yang membutuhkan tenda jenis ini. Lantas, mudahkah membuat tenda plafon yang kokoh dan cukup untuk banyak orang?

Cara Pemasangan Tenda Jenis Plafon

Berikut ini, akan dijelaskan cara pemasangan tenda jenis plafon untuk mengupdate informasi anda. Karena sebenarnya cara pemasangan tenda ini tidaklah terlalu sulit. Pekerja nantinya hanya perlu mengikuti pola tenda yang ada. Setelahnya memasangkan tiang-tiang penyangga, agar tenda kokoh. Untuk penghiasnya, pekerja perlu memasukkan dekorasi-dekorasi tambahan sesuai kebutuhan.

Pemasangan yang mudah ini, sebenarnya harus dilengkapi dengan persiapan tertentu. Dalam hal ini dengan menambahkan persiapan jika acara diselenggarakan di musim hujan. Hal ini penting, untuk mencegah banjir ataupun kendala lain seperti kebocoran. Untuk persiapan yang perlu dilakukan dapat disiapkan dengan cara-cara tertentu. Penjelasan lebih lengkap, akan disampaikan dibagian berikutnya.

Tips Tenda Jenis Plafon yang Tahan Hujan

Untuk mendapatkan sebuah tenda yang tahan hujan dan angin, anda harus memperhatikan beberapa hal. Adapun beberapa hal yang dimaksud, akan dijelaskan dibawah ini,

  1. Tiang Penyangga

Pertama, anda harus mempersiapkan tiang penyangga. Tiang penyangga yang dibutuhkan adalah tiang yang tidak terlalu besar namun dibuat cukup merata di setiap sisi tenda. Tujuannya, agar tenda kokoh dan dapat tahan hujan. Jika menginginkan tambahan yang khas, gunakan sulir dengan warna-warna menarik. Sehingga, tenda lebih berwarna dan menarik dipandang.

  1. Lokasi Pemasangan

Anda yang memiliki klien dan melaksanakan acara di luar ruangan, usahakan untuk memilih lokasi yang tepat. Pada dasarnya, pilihlah kondisi tanah yang lebih tinggi dari area lainnya. Tujuannya, agar saat hujan, air tidak masuk dan mengenang ke area tenda. Jika kesulitan mencari area, cobalah untuk menaikkan area tenda dengan menumpuk pasir, agar lebih tinggi dari area lainnya.

  1. Lapisan Ekstra

Sebagai pemilik usaha, penting bagi anda untuk memahami keadaan tenda. Utamanya di musim hujan, pastikan bahwa tenda tidak akan mengalami bocor. Salah satu caranya dengan pemasangan tirai dan lapisan transparan sebagai penutup atap. Jika memanfaatkan lapisan tambahan ekstra, maka dapat meminta tambahan harga sewa tenda pada klien.

  1. Parit Tambahan

Strategi berikutnya yang dapat dilakukan adalah menambahkan parit di sekitar tenda. Parit ini berguna untuk mengalirkan air agar tidak menggenang di sekitar tenda. Cara membuanya mudah, yaitu dengan menggali dan melubangi sekitar tenda. Jika sulit, mintalah vendor agar dapat membantu melakukannya. Sehingga, tenda akan bebas banjir dan karpet tetap aman.

  1. Taburi Pasir

Cara terakhir mencegah banjir pada sekitar tenda adalah menaburi pasir di sekitar tenda. Tujuannya adalah agar tenda tidak digenangi air, karena pasir dapat menyerap air dengan lebih cepat. Penggunaannya tidak perlu berlebihan, cukup taburkan di sekeliling tanah tenda. Setelahnya, tenda siap digunakan dan akan terbebas dari banjir dan karpet lecek.

  1. Koordinasi

Sebelum menjalankan langkah-langkah di atas, terdapat persiapan lain yang harus dilakukan. Dalam hal ini dengan menyiapkan koordinasi dengan venue acara. Karena terdapat venue yang tidak menyukai perubahan dilakukan di tempat tersebut. Untuk itu, perlu disampaikan koordinasi jika terdapat perubahan-perubahan yang perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya banjir.

  1. Fasilitas Tenda

Satu lagi yang harus diperhatikan adalah fasilitas tenda yang akan digunakan. Karena banyak fasilitas (dekorasi) yang digunakan dan dapat menyebabkan banjir. Untuk itu, disarankan untuk tidak mengambil banyak dekorasi agar tidak menyebabkan kebocoran. Serta, perhatikan fasilitas yang diletakkan dibawah, agar menggunakan alas dan tidak terkendal banjir.

Pengetahuan lain terkait pemasangan tenda, dekorasi dan jenis tenda di pasaran, harus terus diupdate. Karena jenis-jenis tenda baru seperti tenda plafon, akan terus terbarui sesuai konsep dan keadaan. Jadi, agar tidak ketinggalan dengan usaha lain, pastikan untuk terus mencari informasi terbaru. Serta, sesuaikan berapa harga layanan yang akan diberikan pada klien.

Leave a Reply